Oleh: Mokhammad Ridho I (yg ganteng and keren abizz)
Kalau terbukti ternyata SNMPTN itu jauh lebih baik daripada UMB, I Swear (saya bersumpah) 100% UI akan ikut SNMPTN 2009 (Gumilar R. Soemantri)
Pada tahun 2009 nanti, UI akan membuka jalur masuk penerimaan mahasiswa baru yang bernama SIMAK UI. SIMAK UI adalah ujian seleksi masuk yang diselenggarakan di 40 kota seluruh Indonesia dan diperuntukkan untuk tiga program yaitu program sarjana reguler, program vokasi dan yang terakhir adalah program sarjana kelas khusus paralel. Ujiannya sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 1 maret 2009 dan pendaftarannya pada tanggal 19 januari-22 februari 2009 secara online, dengan formulir pendaftaran yang dibanderol setengah juta rupiah (Tidak ada atau belum ada kejelasan mengenai biaya formulir pendaftaran, isu yang beredar sebesar setengah juta rupiah). Penulis tidak akan membahas panjang lebar tentang mengenai SIMAK UI itu sendiri. Untuk mengetahui lebih jauh tentang simak UI ini silahkan langsung saja akses ke penerimaan.ui.edu dan saya pasti jamin informasi tersebut tidak akan ada (pada saat tulisan ini dibuat 17/11, belum ada informasi mengenai SIMAK UI pada situs tsb.).
Keberadaan SIMAK UI ini sendiri cukup kontroversial, kebijakan yang diambil tanpa melibatkan unsur mahasiswa ini pun patut dipertanyakan. Akar dari berbagai kebijakan diantaranya SIMAK UI ini sendiri pun terkait dengan transparansi keuangan. Klaim bahwa UI membutuhkan dana lebih kerena kurangnya subsidi pemerintah tidak didukung dengan laporan keuangan yang valid yang dapat diakses oleh stake holder termasuk mahasiswa. Hingga hari ini, laporan keuangan yang dijanjikan pun belum bisa ditengok oleh mahasiswa. Hingga saat ini pun pihak rektorat belum juga melakukan evaluasi pelaksanaan UMB dan BOP berkeadilan dengan semua pihak terkait tetapi sudah mempublikasikan kebijakan baru sistem penerimaan mahasiswa baru untuk tahun 2009.
Simak UI ini sendiri adalah sebagai kebijakan seleksi pengganti dari UMB tahun 2008 yang dinilai banyak kekurangan dan merugikan calon mahasiswa. Tercatat banyak sekali catatan-catatan buruk yang menodai kredibilitas seleksi masuk perguruan tinggi negri sekelas Universitas yang menyandang nama bangsa ini. Setelah membuat repot calon mahasiswa baru 2008 dengan ketidaksiapan panitia penyelenggara, UI masih memiliki masalah yang timbul setelah hasil UMB diumumkan. Tercatat lebih dari seribu orang mahasiswa baru yang diterima melalui jalur ini tidak mendaftar ulang. Ajang UMB ini pun dipakai para calon mahasiswanya hanya sebagai ajang try out sebelum SNMPTN (dulu SPMB)
Yang perlu kita perhatikan disini adalah waktu pelaksanaan ujian, yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 maret 2009, kita melihat bahwa tanggal tersebut amat sempit dan mepet, yang akan dirugikan disini adalah kedua belah pihak yaitu peserta ujian dan panitia penyelenggara. Persiapan dari para peserta ujian atau para calon mahasiswa baru akan sangat sempit karena terhitung mulai dari sekarang adik-adik kita hanya punya waktu tiga bulan terhitung dari Desember 2008. Hal ini pun akan mempengaruhi kualitas belajar dari para calon mahasiswa baru, dan bisa kita prediksikan bahwa SIMAK UI ini hanya menjadi ajang menunjukkan keberuntungan belaka dan akan mempengaruhi kualitas input dari para calon mahasiswanya.
Di lain pihak, persiapan dari panitia penyelenggara juga patut di pertanyakan, sebab melihat dari masalah UMB lalu yang pelaksanaannya jauh hari pada tanggal 8 juni 2008 dan hanya dilakukan di lima kota besar namun masih banyak kekurangan dan kelemahan. Diantaranya adalah terbatasnya formulir ujian, kericuhan pada saat pembelian formulir ujian, masalah pada saat ujian berlangsung seperti tidak mendapatkan kursi atau nomor ujian, dan pada saat pendaftaran ulang. Disini kita bisa melihat ketidakprofesionalnya panitia penyelenggara. Jika UMB yang persiapannya jauh lebih lama dibandingkan SIMAK dan lokasi penyelenggaraan pun lebih sedikit (hanya lima kota) dibandingkan SIMAK yang sampai 40 kota. Kita patut bertanya, apakah pelaksanaan SIMAK akan lebih baik daripada UMB??
Kemudian yang jadi permasalahan selanjutnya dari pada waktu ujian adalah SIMAK UI sangat berdekatan dengan pelaksanaan Ujian Nasional yang dilaksanakan pada awal bulan April 2009, keberadaan ujian nasional SMA tidak bisa diremehkan oleh adik-adik kita. Jenis, materi, dan substansi Ujian Nasional amat berbeda dengan ujian masuk perguruan tinggi, walaupun materi ujian nasional lebih mudah dari ujian masuk perguruan tinggi, akan tetapi itu membutuhkan persiapan dan kosentrasi yang lebih. Mereka harus lebih fokus kepada ujian nasional ketimbang ujian lainnya termasuk SIMAK dan mereka akan menganggap bahwa ujian SIMAK hanya sebagai try out atau ajang uji coba dan keberuntungan belaka untuk masuk UI, disini kita lagi-lagi mempertanyakan kualitas input yang akan masuk ke universitas yang sementara menempati urutan rangking pertama di Indonesia.
Masalah yang tidak kalah pentingnya adalah kurangnya sosialisasi dan informasi mengenai pendaftaran SIMAK UI. Hal ini terjadi juga pada kasus UMB 2008 lalu, kurangnya informasi mengenai UMB 2008 membuat para calon peserta ujian kebingungan mengenai kejelasan waktu, tempat, dan biaya ujian. Tidak sedikit dari mereka yang mengurungkan niatnya untuk mendaftar karena minimnya informasi dan sosialisasi mengenai UMB tersebut.
penulis iseng-iseng mencoba membuka situs penerimaan.ui.edu untuk mengetahui informasi dari SIMAK UI, setelah beberapa lama saya membuka dan mengacak-acak situs itu, saya tidak menemukan sama sekali informasi pendaftaran dari SIMAK UI. Memang saya pikir informasi tersebut bisa diakses pada saat tanggal pendaftaran, tetapi kemudian saya ragu, bagaimana informasi mengenai SIMAK UI tersebut bisa sampai ke telinga dan mata dari anak-anak daerah yang hanya mengandalakan teknologi informasi, dan bagaimana bisa anak-anak daerah tersebut bisa membeli formulir dan mengumpulkan formulir pendaftaran tepat waktu, sedangkan mereka akan terbentur dengan masalah aksesibilitas, syarat-syarat yang diperlukan, dan biaya yang tidak sedikit yang harus dikeluarkannya. Dan sekali lagi mereka akan direpotkan dengan pendaftaran SIMAK UI disela-sela kesibukkan mereka mempersiapkan Ujian Nasional yang tidak kalah pentingnya.
Kita juga mempertanyakan aksesibilitas dari penyelenggaraan SIMAK UI ini, 40 kota di Indonesia bahkan ujiannya pun ada juga yg diselenggarakan di Kuala Lumpur. Yang jadi pertanyaan kita, apakah panitia lokal dimasing-masing kota siap untuk menyelenggarakan ujian SIMAK UI pada tanggal 1 Maret 2009? Apakah penyelenggaraannya tersebar ke pelosok kota di seluruh Indonesia? Apakah tempat-tempat ujiannya itu bisa dijangkau oleh para calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI?? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang tidak bisa penulis dapatkan.
Kemudian aksesibilitas mengenai biaya pendaftaran. Tidak bisa dipungkiri lagi penyelenggaraan dari SIMAK UI ini pun pasti membutuhkan biaya yang sangat besar, apalagi dilaksanakan serentak di 40 kota di Indonesia dan 1 kota di Malaysia(Kuala Lumpur) dan yang melaksanakannya pun hanya UI sendiri, berbeda dengan SPMB yang pelaksanaannya melibatkan seluruh Universitas negri di Indonesia. Melihat kebutuhan biaya penyelenggaraan SIMAK UI ini, maka mau tidak mau biaya tersebut akan dibebankan oleh pesertanya, yang tidak lain adalah para calon mahasiswa yang akan diterima di UI, dan peserta yang sanggup untuk ikut ujian SIMAK UI adalah hanya orang-orang yang mempunyai akses finansial untuk ikut ujian. Ini membuktikan bahwa akses untuk masuk dan diterima di UI ini pun semakin sempit, Jadi sudah tidak ada lagi istilah si miskin yang pintar di kampus UI ini.
Jika penyelenggaraan SIMAK UI ini pun gagal dan malah lebih buruk dari UMB 2008 kemarin, maka kredibilitas pendidikan tinggi di Indonesia ini patut dipertanyakan, karena secara tidak langsung akan mempengaruhi kualitas output dari pada lulusannya. Panitia pun harus bertanggung jawab kepada negara khususnya masyarakat. Karena ajang seleksi ini tidak lain adalah sangat berhubungan dengan kepentingan masyarakat dan masa depan dari negara Indonesia yang kita cintai ini.
UI adalah Kampus RAKYAT bukan Kampus NINGRAT atau KONGLOMERAT!!!
UI adalah Kampus PERJUANGAN bukan Kampus DAGANGAN!!!
Filed under: Tulisan
DISKO DARURAT!!! (diskusi kontemporer darurat)
Mau lebih jelas mengenai SIMAK UI? mau mengeluarkan aspirasi dan Unek2 qt thdp SIMAK UI?? ayo atuh dateng aja ke diskusinya; hari kamis 4/12 jm stgh 4 @ SEKBER FISIP UI…
Pembicara : Komarudin (direktur kemahasiswaan)
Salman (ketua MWA UM)
Sabri (paguyuban anak daerah)
qt KAJI skrg juga!!
lah, ngasi tau ada DISKO Darurat tp pas udah lewat?
yah namanya juga propaganda, tidak ada kata terlambat untuk berjuang kan??
Sabri (paguyuban anak daerah)
*daerah mana?